Pangkas Ongkos Investasi Pakai Jasa Rental

09 Sep 2019

Kalau kata Teori Hieraki Kebutuhan Manusia Abraham Masslow, keamanan termasuk keselamatan adalah bagian dari kebutuhan dasar manusia lhooo. Satu tingkat setelah kebutuhan pangan. Tapi kabar burungnya setiap proses penganggaran, sering kali pembiayaan perangkat atau fasilitas bidang keamanan dan keselamatan dipandang sebagai investasi yang tidak produktif alias sia-sia, Alat Pemadam Api Ringan atau APAR salah satu perangkat yang terkena imbasnya.


Miris betul, bener ngga sih? Faktanya sih nggak seseram itu. Banyak juga kok perusahaan yang memandang secara terbalik, dan memposisikan keamanan serta keselamatan sebagai sebuah kebutuhan. Meski nggak dipungkiri kalau ada juga kalangan yang memandangny sebagai beban perusahaan atau menambah bidang dalam pengalokasian modal usaha.


Pada bingung ya? Gini penjelasannya, untuk tipe perusahaan yang petama, biasanya datang dari kalangan  perusahaan asing dan multinasional, bagi mereka pembelian perangkat keamanan contohnya Alat Pemadam Api RIngan atau APAR saja, sudah artinya menambah jumlah aset perusahaan yang sedang coba dihindari.
Nah untuk tipe perusahaan yang kedua, biasanya data dari perusahaan yang baru berdiri. Kebanyakan di awal mula berdiri alokasi modal usaha kebanyakan dianggarkan untuk urusan produksi, distribusi, sewa tempat  dan lain sebagainy, ketimbang untuk fasilitas keamanan.

Terus apa solusi bagi kedua tipe perusahaan ini?
Tenang, jangan khawatir. Cukup banyak perusahaan yang menyediakan layanan jasa rental (sewa) APAR, salah satunya PT. Indolok Bakti Utama yang sudah bergelut selama dua tahun. Sedikit flash back aja, mundur setahun ke belakang. Hingga 2016,infonya sih belum ada tanda-tanda unttuk membuka layanan ini, biarpun katanya udah ada beberapa permintaan klien sih.
Yang harus digaris bawahi nih ya, layanan yang akan didapatkan oleh para calon penyewa hanya jasa antar unit barang, tidak termasuk jasa instalasi. Soal biaya sih dilihat dulu dari jenis unit barang yang disewa, terus berapa banyak juga jumlahnya. Untuk jangka waktu masa sewa, minimal satu tahun dan adapun skema pembayarannya dilakukan setiap triwulan, dibarengi dengan pengecekan dan inspeksi fisik unit sewaan oleh penyedia layanan jasa rental.


Calon penyewa juga harus paham soal tanggung jawab terhadap keselamatan unit sewaan. Makanya biar nggak risiko, instalasi APAR harus layak, sebaiknya mempertimbangkan faktor-faktor seperti material bahan baku dinding, jarak ketinggian dari lantai, dan  tempratur suhu ruangan, demi meminimalisir potensi rusak  terhadap unit barang.


Keunggulannya bukan cuma murah, tapi juga efisien menyangkut keterbatasan sumber daya manusia yang memadai dalam melaksanakan tanggung jawab perawatan unit barang sewaan. Karena kunjungan dan pengecekan rutin tiap triwulan pihak penyedia layanan jasa rental diyakini sudah bisa menghandlenya. 


Nah yang terakhir dan nggak boleh lupa, usai masa sewa status kepemilikan terhadap seluruh unit barang sewaan merupakan hak milik penyedia layanan jasa rental. Biar kata begitu, kebanyakan penyedia layanan jasa rental ini menyambut hangat dan terbuka apabila ada pengajuan kepemilikan atas unit sewaan di akhir masa rentalnya dari pihak penyewa. Oh begitu toh kerjanya bisnis jasa rental, sekarang jadi pada ngerti deh cara ngerental.